Materi Interaksi Manusia dan Komputer

APA itu IMK?
IMK atau Interaksi Manusia Komputer atau HCI (Human Computer Interaction) adalah disiplin ilmu pengetahuan yang mengulas tentang perancangan, evaluasi dan implementasi dari sistem komputer interaktif terkait dengan penggunaannya oleh manusia beserta hal-hal yang terkait dengan itu.
Tujuan utama dari IMK adalah menghasilkan sistem komputer yang mampu digunakan dengan baik oleh pengguna (good usability) melalui desain antarmuka dengan memperhatikan beberapa hal penting seperti memahami faktor-faktor yang membuat manusia menggunakan teknologi, mengembangkan teknik-teknik yang yang memungkinkan untuk membangun sistem yang sesuai dengan tujuan serta mencapi interaksi yang aman, efektif dan efisien. Selain desain antarmuka, karakteristik manusia tentu saja sangat mempengaruhi IMK.
343 Continue reading

Ilmuwan: Bernyanyi Bantu Mempercepat Belajar Bahasa Asing

Aq7YWgrlOF

EDINBURGH – Sebuah studi baru menunjukkan bahwa seseorang dapat secara cepat menyerap bahasa asing dengan cara menyanyikan lagu asing tersebut selama berulang-ulang. Tim peneliti dari University of Edinburgh di Skotlandia memaparkan bahwa orang dewasa yang menyanyikan kata-kata atau frasa singkat dari bahasa asing, dapat dua kali lebih lancar berbicaranya nanti. Continue reading

Survei: Boneka & iPad Bikin Anak ‘Anteng’

ipadanak

LONDON – Bukan pemandangan aneh jika anak-anak sekarang begitu melekat dengan iPad. Dimana pun, dan kapanpun, termasuk saat perjalanan jauh. Namun begitu, survei membuktikan bahwa masih banyak di antara mereka yang lebih senang menenteng boneka ‘Teddy Bear’ kesayangannya ketimbang tablet keluaran Apple tersebut. Continue reading

Waspada, 276 Ribu Aplikasi Malware Bergentayangan di Android!

android

CALIFORNIA – Sebuah laporan penelitian belum lama ini menunjukkan bahwa malware pada perangkat Android telah meningkat hingga 614 persen. Penelitian yang dilakukan oleh Juniper Networks ini juga memaparkan saat ini ada 276.259 aplikasi berbahaya di platform robot hijau tersebut. Jumlah ini meningkat dibandingkan pada kuartal pertama 2012 lalu yang hanya berjumlah 38.689 malware.

Hal ini diduga karena pasar aplikasi Google Play bersifat terbuka, sehingga membuatnya menjadi sasaran empuk bagi para penjahat cyber. Lain halnya dengan App Store pada perangkat Apple yang menjalankan pemeriksaan ketat terhadap seluruh piranti lunak yang akan masuk ke pasarnya. Sehingga, akan lebih sulit bagi pihak tidak bertanggung jawab untuk menyelundupkan malware. Continue reading